Para pakar memprediksi dalam jangka panjang bahwa posisi Bitcoin sebagai safe haven bisa semakin menguat dan berpotensi menyaingi, bahkan melampaui emas, yang selama ini dikenal sebagai penyimpan nilai utama dunia. Berikut adalah rangkuman pandangan dan prediksi ahli berdasarkan berbagai riset dan laporan terkini di tahun 2025:
1. Momentum Peralihan Investor dari Emas ke Bitcoin

Menurut JPMorgan, tren arus dana yang masuk ke produk-produk ETF Bitcoin spot menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap coin tersebut sebagai aset investasi jangka panjang semakin meningkat, sementara aliran dana ke ETF emas justru menurun. JPMorgan menyebut fenomena ini sebagai “zero-sum game” di mana keuntungan Bitcoin cenderung datang dari pelemahan emas. Mereka memprediksi jika Bitcoin bertahan di atas level harga sekitar $105.000, paruh kedua 2025 bisa menjadi titik balik di mana Bitcoin mengukuhkan posisinya sebagai safe haven utama, menggantikan dominasi emas selama puluhan tahun.
2. Pandangan Industri Keuangan dan Institusi
Fidelity Investments yang lewat dengan Direktur Global Macro-nya, Jurrien Timmer, telah menyatakan baha Bitcoin akan berpotensi dalam menggantikan emas sebagai dengan aset safe haven utama berkat momentum pertumbuhan dan adopsi yang terus meningkat. Bitcoin menarik minat investor institusional dan individu kaya sebagai bagian dari strategi diversifikasi kekayaan mereka, di tengah ketidakpastian ekonomi dan inflasi global.
3. Sifat Bitcoin sebagai Safe Haven Digital
Bitcoin yang memiliki keunggulan unik berupa dengan pasokan maksimal terbatas dan juga dengan sifat desentralisasi yang dapat membuatnya tahan terhadap dengan manipulasi kebijakan moneter yang kerap dapat melemahkan nilai mata uang fiat maupun dalam mempengaruhi harga emas tersebut. Dengan likuiditas 24/7 dan sistem blockchain yang transparan, coin ini dianggap sebagai “emas digital” yang semakin matang dan relevan di era ekonomi digital serta ketegangan geopolitik global.
4. Volatilitas dan Risiko
Meski Bitcoin menawarkan potensi imbal hasil tinggi, volatilitasnya tetap menjadi perhatian. Para pakar menilai volatilitas Bitcoin sebagai risiko sekaligus peluang. Meskipun demikian, peningkatan adopsi institusional dan infrastruktur pasar yang semakin maju diharapkan dapat menekan volatilitas di masa depan sehingga Bitcoin makin dapat dianggap safe haven yang mapan.
5. Peran Geopolitik dan Kondisi Makroekonomi
Analisis dari riset akademik menunjukkan bahwa baik Bitcoin maupun emas merespons positif terhadap risiko geopolitik dan ketidakpastian pasar. Namun Bitcoin menunjukkan rata-rata return lebih tinggi dalam jangka panjang (180 hari), memberikan nilai tambah sebagai lindung nilai alternatif terutama di tengah gejolak global dan ketegangan ekonomi makro. Luck365
6. Prediksi Harga dan Adopsi Lebih Luas
Bitcoin telah berhasil menembus ke level harga sekitar $120.000–$122.000 pada pertengahan tahun 2025, dipicu oleh defisit fiskal dari AS yang telah membengkak dan juga dengan sinyal pelonggaran kebijakan moneter dari The Fed. Analis memperkirakan kemungkinan Bitcoin menyentuh kisaran $140.000 hingga $160.000 dalam waktu dekat jika tren makroekonomi positif terus berlanjut. Hal ini semakin memperkuat posisi coin sebagai aset safe haven yang semakin diterima institusi global. Kayasushica
