jetsadabetth – Tiger Research, firma riset kripto asal Asia, memprediksi Bitcoin bisa tembus kisaran $185.500 pada Kuartal I 2026, dengan target ini didasarkan pada kombinasi faktor makro dan adopsi institusional, bukan hanya spekulasi semata.
1. Dasar prediksi $185.500

- Angka $185.500 ini berasal dari model valuasi internal Tiger Research, yang disebut Tiger Valuation Methodology (TVM), yang menggabungkan data on-chain (seperti MVRV-Z, cost basis, dan aktivitas jaringan) dengan penilaian fundamental makro.
- Dalam model ini, mereka menetapkan harga netral Bitcoin sekitar $145.000, lalu menambahkan faktor koreksi makro sebesar +25% karena ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan ekspansi likuiditas global, sehingga keluar angka $185.500.
2. Faktor katalis utama
- Kebijakan uang longgar AS
Tiger Research menilai bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga lebih dalam di 2026, yang melemahkan dolar AS dan mendorong modal mencari safe haven, termasuk kripto seperti Bitcoin sebagai aset cadangan nilai. - Perluasan likuiditas global
Meningkatnya suplai uang global (M2 money supply) dan inflasi yang tetap tinggi di banyak negara dianggap akan mendorong lebih banyak institusi dan ritel masuk ke Bitcoin sebagai proteksi inflasi. - Regulasi kripto yang lebih jelas (CLARITY Act dkk.)
Diloloskannya kerangka regulasi kripto di AS seperti CLARITY Act diyakini akan mempercepat adopsi institusional dan memperluas penggunaan kripto dalam sistem keuangan tradisional, yang jadi katalis kuat kenaikan harga.
3. Syarat agar target tercapai
- ETF spot Bitcoin harus stabil
Tiger Research menekankan bahwa kelanjutan inflow atau minimal stabilnya arus masuk ETF spot Bitcoin sangat penting; jika outflow terus berlangsung, maka tekanan jual jangka pendek bisa menghambat kenaikan ke arah target. - Bitcoin harus menembus resistance kunci
Secara teknis, mereka melihat area $84.000 sebagai support utama (zona akumulasi jangka panjang) dan $98.000 sebagai resistance near-term yang harus ditembus secara meyakinkan untuk membuka potensi kenaikan besar ke arah $145.000–$185.500. - Market harus bergerak dari “fair value” ke “overvaluation”
Menurut indikator on-chain seperti MVRV-Z, saat ini Bitcoin berada di kisaran penilaian wajar (fair value), bukan masih sangat undervalued. Artinya, kenaikan ke $185.500 membutuhkan narasi kuat (kebijakan, ETF, RWA) untuk mendorong market ke fase overbought seperti di akhir bull cycle.
4. Implikasi bagi investor
- Target ~100% upside dari harga sekitar $90.000 memberi kisaran kenaikan yang sangat menarik, tetapi Tiger Research menekankan ini bukan jaminan, melainkan skenario yang mungkin jika kondisi makro dan regulasi berjalan sesuai ekspektasi.
- Mereka menyarankan strategi konservatif:
- Tetap holding Bitcoin di level $84.000–$90.000 jika percaya pada skenario makro dan regulasi positif. Kayasushica
- Mengamati perkembangan ETF dan kebijakan moneter AS sebagai early warning untuk potensi kenaikan besar atau koreksi deeper. Luck365
