Visa mengumumkan dukungan pembayaran menggunakan empat stablecoin di empat blockchain berbeda, memperkuat posisinya sebagai pionir dalam integrasi teknologi keuangan digital.
Visa dan Integrasi Stablecoin

Visa, raksasa pembayaran global, pada 2025 memperluas kapabilitas penggunaan stablecoin sebagai alat pembayaran di jaringan mereka. Stablecoin adalah token digital yang dirancang untuk menjaga nilai stabil dengan mengaitkannya pada aset riil seperti dolar AS. Upaya Visa ini merupakan bagian dari strategi mereka untuk mempercepat pembayaran lintas batas dan memberikan alternatif yang lebih cepat serta efisien dibanding sistem pembayaran tradisional.
Empat Stablecoin di Empat Blockchain Berbeda
Visa kini mendukung transaksi menggunakan empat stablecoin utama yang beroperasi pada empat jaringan blockchain berbeda. Inovasi ini memungkinkan fleksibilitas luas bagi pengguna dan bisnis global dalam melakukan pembayaran internasional dengan berbagai opsi aset digital, meningkatkan inklusivitas dan interoperabilitas sistem keuangan modern.
Poin-poin Penting dari Pengumuman Visa
- Kecepatan dan Efisiensi: Penggunaan stablecoin mempercepat proses settlement pembayaran karena desain blockchain yang memungkinkan transfer instan, mengurangi ketergantungan pada perantara dan proses berulang yang lambat.
- Pengelolaan Likuiditas yang Lebih Baik: Dengan sistem prefunding stablecoin, bisnis bisa mengelola likuiditas dengan lebih efisien, menghindari kebutuhan untuk mempertahankan dana besar dalam berbagai mata uang fiat di berbagai negara.
- Konversi Otomatis ke Fiat: Setelah pembayaran stablecoin dilakukan, penerima tetap menerima uang dalam mata uang lokalnya, berkat fitur konversi otomatis yang disediakan oleh Visa, memudahkan adopsi oleh mitra dan konsumen.
- Skala Global: Melalui jaringan Visa yang luas, integrasi stablecoin membantu memperluas jangkauan pembayaran digital ke lebih dari 100 juta pedagang di seluruh dunia.
- Dukungan Regulasi: Kegiatan ini didukung oleh regulasi AS terbaru seperti GENIUS Act yang memberikan kerangka hukum jelas bagi penerbit stablecoin, menciptakan ekosistem yang lebih aman dan terpercaya.
- Eksperimen dan Pilot: Visa mulai menjalankan pilot program stablecoin prefunding untuk Visa Direct, mengincar bank, perusahaan remitansi, dan institusi keuangan, dengan peluncuran terbatas yang ditargetkan pada April 2026.
Manfaat untuk Industri dan Pengguna
Penggunaan stablecoin dalam jaringan pembayaran Visa membuka jalan bagi peningkatan inklusi keuangan, terutama di kawasan dengan infrastruktur perbankan yang terbatas. Startup fintech dan perusahaan multinasional mendapatkan alat baru untuk mempercepat transaksi lintas negara tanpa hambatan mata uang dan biaya transfer tinggi. Luck365
Tantangan dan Masa Depan
Meski menjanjikan, integrasi stablecoin juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan interopabilitas blockchain, keamanan kripto, dan penerimaan regulasi global. Visa berkolaborasi dengan mitra teknologi dan regulator untuk memastikan integrasi ini berjalan mulus dan sesuai aturan yang berlaku. Kayasushica
